/ Tangani Banjir dan Longsor Aceh, Kementerian PU Intensifkan Normalisasi Saluran dan Evakuasi Warga
Tim Satgas BWS Sumatera I telah mengerahkan sejumlah alat berat dan personel untuk memastikan aliran air tetap terkendali. Salah satu fokus utama penanganan adalah pembersihan dan normalisasi saluran pembuangan sepanjang 250 meter yang melintasi Desa Gelanggang Baro, Desa Merbo Lama, dan Desa Merbo Jurong di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.
Selain normalisasi, BWS Sumatera I juga melakukan pembukaan pintu pasang surut. Tindakan ini dilakukan guna mempercepat pengaliran air genangan menuju pembuangan akhir.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa instruksi gerak cepat telah diberikan kepada seluruh jajaran teknis segera setelah laporan bencana diterima. Menteri Dody menekankan pentingnya respons cepat dalam situasi darurat bencana hidrometeorologi ini.
"Kami memastikan seluruh jajaran teknis bergerak cepat. Prioritas kami adalah menjaga konektivitas, mengamankan lokasi terdampak, dan memastikan keselamatan warga," kata Menteri Dody.
Tim Tanggap Darurat di lapangan turut berjibaku membantu proses evakuasi warga ke posko pengungsian dan Puskesmas. Posko Satgas Bencana BWS Sumatera I juga melakukan pemantauan intensif setiap hari terhadap seluruh infrastruktur terdampak untuk memastikan kondisinya tetap aman, sembari berkoordinasi ketat dengan BPBD setempat.
Dukungan penanganan infrastruktur juga diperkuat oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh. Sebanyak 31unit alat berat telah dimobilisasi ke sejumlah lokasi terdampak. Fokus utama BPJN Aceh adalah pembersihan material longsoran, normalisasi saluran drainase jalan, serta penanganan titik rawan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas logistik dan mobilitas warga.
Kementerian PU memastikan upaya penanganan banjir dan tanah longsor ini akan terus diperkuat. Langkah tindak lanjut meliputi penambahan alat berat sesuai kebutuhan, pemantauan infrastruktur sumber daya air secara berkelanjutan, serta koordinasi intensif dengan Pemerintah Aceh, BNPB, dan instansi terkait. Hal ini dilakukan demi memastikan penanganan banjir dan longsor di Aceh berjalan cepat, efektif, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#SetahunBerdampak