/ BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV
JAKARTA, 5 Agustus 2026 - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) optimistis rencana pemerintah menghadirkan paket insentif baru bagi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) akan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan industri pembiayaan.
Pemerintah tengah mematangkan paket insentif baru bagi kendaraan listrik yang diperkirakan menyasar sekitar 500.000 kendaraan roda dua dan roda empat. Insentif tersebut antara lain berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), insentif hingga 100% atas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan listrik, serta insentif bagi jenis mobil listrik tertentu.
Mengenai hal ini, Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) Aditia Fakhri Ramadhani menyampaikan bahwa insentif pemerintah bisa menjadi sentimen positif bagi industri pembiayaan karena dapat meningkatkan daya tarik kendaraan listrik di mata konsumen.
"Kami optimistis kebijakan ini akan meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus membuka peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan," ujar Dhani di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, selain didukung kebijakan pemerintah, perkembangan teknologi dan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik di pasar turut menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan segmen tersebut.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik pada semester I-2026 mencapai 117.108 unit atau menyumbang 26,8% dari total pasar otomotif nasional, meningkat dibandingkan semester I-2025 yang sebesar 18,3%.
Dhani menilai, dukungan kebijakan pemerintah terhadap kendaraan listrik tidak hanya akan mempercepat adopsi kendaraan rendah emisi, tetapi juga menciptakan peluang baru bagi industri pembiayaan untuk memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak konsumen.
"Meningkatnya adopsi kendaraan listrik membuka peluang pertumbuhan pembiayaan. BRI Finance berkomitmen menghadirkan layanan pembiayaan yang mudah, cepat, dan kompetitif untuk mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," terangnya.