About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Petugas LRT Jabodebek Dibekali Manajemen Kelelahan agar Keselamatan dan Pelayanan Tetap Optimal

Petugas LRT Jabodebek Dibekali Manajemen Kelelahan agar Keselamatan dan Pelayanan Tetap Optimal

LRT Jabodebek
Share
LRT Jabodebek menggelar sosialisasi manajemen kelelahan (fatigue management) dan pencegahan cedera akibat kerja bagi pekerja operasional sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan, keandalan, dan kenyamanan layanan. Kegiatan ini diikuti oleh petugas operasi, sarana dan prasarana, serta frontliner stasiun. Materi disampaikan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi, dr. M. Arief Novianto, MKK, Sp.Ok, yang membahas penyebab kelelahan kerja, dampaknya terhadap konsentrasi dan keselamatan, serta langkah-langkah menjaga kebugaran fisik dan mental saat bertugas. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman. Menurutnya, peningkatan kompetensi dan kesadaran pekerja dalam mengelola kelelahan menjadi bagian dari komitmen LRT Jabodebek untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal. Selain sesi edukasi, peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan. Melalui program ini, LRT Jabodebek terus memperkuat budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan profesionalisme demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
preview

Keselamatan perjalanan kereta tidak hanya ditentukan oleh keandalan teknologi dan sarana, tetapi juga kesiapan fisik maupun mental para petugas yang menjalankan operasional setiap hari. Karena itu, pengelolaan kelelahan (fatigue management) menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga pelayanan transportasi publik tetap aman, andal, dan nyaman.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, LRT Jabodebek menyelenggarakan sosialisasi mengenai manajemen kelelahan dalam bekerja serta pencegahan cedera akibat kerja bagi para pekerja yang terlibat dalam operasional layanan. Kegiatan ini diikuti oleh pekerja dari berbagai fungsi, mulai dari petugas operasi, sarana dan prasarana, hingga frontliner stasiun.

Materi disampaikan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi, dr. M. Arief Novianto, MKK, Sp.Ok, CCHt, CI, HIMA, OEUK, yang menjelaskan berbagai faktor penyebab kelelahan kerja, dampaknya terhadap konsentrasi dan keselamatan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kebugaran fisik maupun mental selama menjalankan tugas.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas layanan transportasi publik.

"Pelayanan yang aman dimulai dari kesiapan para petugas. Karena itu, selain memastikan seluruh sistem operasional berjalan dengan baik, LRT Jabodebek juga terus meningkatkan kompetensi serta kesadaran pekerja dalam mengelola kelelahan agar dapat menjalankan tugas secara optimal. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat," ujar Radhitya.

Selain memperoleh materi edukasi, para peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai bagian dari deteksi dini kondisi kesehatan pekerja. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu pekerja mengenali faktor risiko yang berpotensi memengaruhi kebugaran maupun produktivitas saat bekerja.

Pengelolaan kelelahan merupakan salah satu praktik yang banyak diterapkan pada sektor transportasi karena kondisi fisik dan mental petugas memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan operasional. Melalui edukasi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan, LRT Jabodebek berupaya membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan profesionalisme.

LRT Jabodebek meyakini bahwa investasi pada kesehatan pekerja pada akhirnya akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Dengan petugas yang tetap bugar, fokus, dan siap menjalankan tugas, operasional dapat berlangsung secara lebih optimal sehingga pengguna memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan.

Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 5,000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media.
Other Press Release
Public company
LRT Jabodebek Pastikan Operasional Tetap Normal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik
LRT Jabodebek Pastikan Operasional Tetap Normal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik
LRT Jabodebek
Sep 06, 2026

Public company
Hari Pelanggan Nasional 2026, LRT Jabodebek Apresiasi Pengguna Lewat Interaksi Langsung
Hari Pelanggan Nasional 2026, LRT Jabodebek Apresiasi Pengguna Lewat Interaksi Langsung
LRT Jabodebek
Sep 05, 2026

Public company
LRT Jabodebek Hadir di KAI Expo 2026, Kenalkan Layanan hingga Potensi Ekosistem Stasiun
LRT Jabodebek Hadir di KAI Expo 2026, Kenalkan Layanan hingga Potensi Ekosistem Stasiun
LRT Jabodebek
Sep 04, 2026

Public company
Dari Stasiun hingga Dalam Kereta, Pengawasan LRT Jabodebek Berjalan 24 Jam
Dari Stasiun hingga Dalam Kereta, Pengawasan LRT Jabodebek Berjalan 24 Jam
LRT Jabodebek
Sep 03, 2026

Public company
Penemuan Jenazah di Gardu PLN Sekitar Stasiun Pancoran Tidak Ganggu Operasional LRT Jabodebek
Penemuan Jenazah di Gardu PLN Sekitar Stasiun Pancoran Tidak Ganggu Operasional LRT Jabodebek
LRT Jabodebek
Sep 02, 2026

Advertising / Promotion / Public Relations
Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda
Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda
LRT Jabodebek
Aug 31, 2026

Public company
Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah
Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah
LRT Jabodebek
Aug 28, 2026