About us
VriTimes
Malaysia
Raise It With Press Release
press release

/ Siloam Gelar Simposium Uro-Nephro 360 di Balikpapan Untuk Perkuat Kompetensi Penanganan Ginjal di Indonesia

Siloam Gelar Simposium Uro-Nephro 360 di Balikpapan Untuk Perkuat Kompetensi Penanganan Ginjal di Indonesia

RS Siloam
Share
preview

Balikpapan, 23 April 2026 - Siloam International Hospitals melalui Siloam Hospitals Balikpapan bekerja sama dengan Siloam Hospitals Lippo Village dan Siloam Hospitals ASRI kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan edukasi medis berkelanjutan dengan menyelenggarakan Siloam Simposium Balikpapan 2026 bertema “Uro-Nephro 360: From Emergency to Advanced Care”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 18 April 2026, dan dihadiri oleh tenaga medis dari Balikpapan dan wilayah sekitarnya.

Simposium ini mengangkat isu strategis seputar Urologi dan Nefrologi, dua bidang medis yang saling berkaitan erat dalam penanganan kondisi akut hingga perawatan lanjutan pada sistem saluran kemih dan ginjal. Urologi berfokus pada diagnosis dan tata laksana gangguan pada saluran kemih serta organ reproduksi pria, sementara nefrologi berperan dalam penanganan fungsi ginjal, termasuk penyakit ginjal kronis hingga terapi dialisis. Dengan meningkatnya prevalensi penyakit ginjal dan gangguan urologi di masyarakat, pendekatan multidisiplin dan penanganan komprehensif dari fase emergensi hingga advanced care menjadi sangat penting guna meningkatkan kualitas hidup pasien.

Acara dibuka oleh dr. Kevin Chrisanta B., MARS, Hospital Director Siloam Hospitals Balikpapan, bersama Angelia Agustine, Associate Director Commercial Siloam International Hospitals. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan kota Balikpapan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Balikpapan, Ketua Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) Balikpapan, dan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Balikpapan, yang semakin memperkuat sinergi antara rumah sakit swasta, asosiasi profesi, dan komunitas medis daerah.

“Dalam Siloam Simposium Balikpapan 2026 bertema Uro-Nephro 360: From Emergency to Advanced Care, kami membahas pendekatan komprehensif penanganan kasus urologi mulai dari kondisi kegawatdaruratan hingga perawatan lanjutan, termasuk inovasi dalam terapi, pencegahan, dan teknik minimal invasif. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas disiplin serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis bukti bagi masyarakat,” ujar Angelia Agustine, Associate Director Commercial, Siloam International Hospitals.

Prof. Dr. dr. Irfan Wahyudi, Sp.U(K) menyampaikan bahwa perkembangan teknik bedah urologi, khususnya dalam bidang rekonstruksi, terus mengalami kemajuan signifikan. “Perkembangan minimal invasive surgery dalam rekonstruksi urologi merupakan terobosan

penting yang memungkinkan tindakan dilakukan dengan tingkat trauma yang lebih rendah. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi nyeri pascaoperasi dan mempercepat pemulihan pasien, tetapi juga memberikan hasil fungsional yang optimal dengan tingkat keberhasilan yang tetap tinggi,” ujarnya dalam sesi bertajuk Perkembangan Minimal Invasif Surgery di Bidang Rekonstruksi Urologi.

“Pencegahan batu saluran kemih berulang memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan berbasis evaluasi metabolik. Melalui pemeriksaan 24-hour urine, kita dapat mengidentifikasi faktor risiko spesifik pada setiap pasien sehingga strategi pencegahan dapat dilakukan secara lebih personal dan tepat sasaran. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menurunkan angka kekambuhan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien secara jangka panjang,” ujar dr. Jeremia Immanuel Siregar, Sp.PD, Subsp.G.H. (K), FINASIM.

“Dalam praktik sehari-hari, kasus urologi emergensi seperti urosepsis obstruktif, retensi urin, hematuria masif, hingga trauma urogenital menuntut respons yang cepat sekaligus keputusan klinis yang presisi. Ketepatan dalam menentukan kapan melakukan dekompresi, intervensi bedah, atau perawatan intensif di ICU menjadi faktor kunci dalam menyelamatkan fungsi organ bahkan nyawa pasien. Karena itu, pemahaman terhadap time-critical decision dan alur penanganan di IGD menjadi sangat esensial untuk meningkatkan luaran klinis,” jelas dr. Indra Yudha Pramono, Sp.U., FICS.

Sementara itu, dr. Harris Oetama, Sp.U., FICS, AIFO-K menyoroti pentingnya pendekatan menyeluruh dalam penanganan batu saluran kemih. “Penatalaksanaan tidak berhenti pada fase akut, tetapi harus berlanjut hingga pasien mencapai kondisi stone-free. Pemilihan terapi—baik ESWL, URS/RIRS, maupun PCNL—perlu disesuaikan secara individual berdasarkan kondisi klinis pasien agar memberikan hasil yang optimal sekaligus meminimalkan risiko komplikasi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Siloam International Hospitals kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong praktik evidence-based medicine, sekaligus memperkuat kompetensi tenaga medis di berbagai daerah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi yang selaras dengan standar internasional. Simposium ini juga menjadi ruang strategis untuk mempererat kolaborasi lintas disiplin, sehingga berbagai inovasi medis dapat diimplementasikan secara langsung dalam praktik klinis guna meningkatkan keselamatan serta kualitas hidup pasien.

Di sisi lain, Siloam International Hospitals mengembangkan empat jaringan layanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasien yang beragam. Jaringan tersebut meliputi Premium Specialist yang berfokus sebagai pusat rujukan layanan spesialis dan subspesialis berstandar internasional, Premium Generalist dengan layanan medis umum dan spesialis yang komprehensif, Value Seeker yang menghadirkan layanan berkualitas dengan biaya lebih terjangkau, serta Community Generalist yang menitikberatkan pada layanan kesehatan primer dan upaya preventif bagi masyarakat luas.

Keempat jaringan ini saling terintegrasi, memungkinkan kolaborasi dalam hal keilmuan, sumber daya, hingga akses layanan spesialis di seluruh ekosistem Siloam International Hospitals. Dengan dukungan jaringan tersebut, pasien di berbagai wilayah Indonesia dapat

memperoleh layanan yang menyeluruh, sementara tenaga medis mendapatkan akses terhadap pengembangan profesional dan dukungan klinis berkelanjutan. Sinergi ini semakin memperkuat peran Siloam International Hospitals sebagai jaringan layanan kesehatan terintegrasi yang berorientasi pada inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan pasien.

About RS Siloam
PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”) merupakan jaringan rumah sakit swasta terkemuka yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia. Berdiri sejak 1996, saat ini Siloam mengelola dan mengoperasikan 41 rumah sakit. Terdiri dari 15 rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan 26 rumah sakit yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Ambon. Selain itu, grup RS Siloam juga mengoperasikan 75 unit Siloam Clinic untuk memaksimalkan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Berlandaskan kasih Ilahi, Siloam memiliki visi untuk menyediakan pelayanan kesehatan berkualitas internasional yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, Sejalan dengan itu, Siloam juga menjadi pilihan terpercaya dalam memaksimalkan layanan kesehatan holistik berkelas dunia serta pendidikan dan riset kesehatan yang berkelanjutan. Dengan didukung oleh tim medis yang terdiri lebih dari 2000 dokter umum dan spesialis, serta 10.000 perawat dan staf profesional, tim medis Siloam Hospitals bekerja tanpa henti untuk memberikan pelayanan terbaik, merawat hampir dua juta pasien setiap tahunnya di seluruh Indonesia. Siloam merupakan pelopor akreditasi Joint Commission International (JCI) untuk rumah sakit di Indonesia. JCI merupakan lembaga akreditasi internasional berpusat di Amerika Serikat yang fokus menetapkan standar tertinggi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Tahun 2025, Siloam meraih pengakuan internasional dari Newsweek sebagai salah satu dari World’s Most Trustworthy Companies 2025. serta berhasil meraih Silver Medal dari EcoVadis dengan skor 71, meningkat 7 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini menempatkan Siloam dalam 15% perusahaan dengan kinerja ESG (Environment, Social and Governance) terbaik secara global, dari lebih dari 130.000 perusahaan yang dinilai EcoVadis. Dalam industri Human Health Activities, Siloam menempati Top 3% perusahaan global —sebuah bukti konsistensi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Siloam juga mencatat kinerja unggul pada setiap pilar penilaian, termasuk Top 5% untuk Environment, Top 10% untuk Labor & Human Rights, Top 12% untuk Ethics, dan Top 1% untuk Sustainable Procurement. Pada tahun 2026, Siloam International Hospitals kembali meraih empat penghargaan bergengsi pada ajang Healthcare Asia Awards 2026, yaitu Hospital Group of the Year – Indonesia dan Service Delivery Innovation of the Year – Indonesia untuk Siloam International Hospitals; Specialty Hospital of the Year (Cardiology) – Indonesia untuk Siloam Heart Hospital; serta Medical Tourism Hospital of the Year – Indonesia untuk Bali International Medical Center (BIMC) Siloam Nusa Dua. Pengakuan internasional ini menegaskan konsistensi Siloam dalam menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi, inovatif, aman, dan berstandar global, sekaligus memperkuat perannya sebagai pemimpin transformasi layanan kesehatan di Indonesia.
Contact
Head of Marketing and Sales Department (Rut Kristiani) marketing.shbp@siloamhospitals.com Head of Business Development (Yohanes) yohanes.saputra@siloamhospitals.com Referral Executive (Yodih) yodih.sugata@siloamhospitals.com
Ready to try VRITIMES?
VRITIMES is a press release distribution platform used by 5,000+ companies. Distribution starts from RM125 with guaranteed publication in 15 media.