About us
VriTimes
Malaysia
Raise It With Press Release
press release

/ CUC dan RSCM Memperkuat Kemitraan Strategis di Bidang Oftalmologi: Mempercepat Penanganan Kelainan Refraksi yang Mengakibatkan Kerugian Produktivitas Global Senilai US$411 Miliar per Tahun

CUC dan RSCM Memperkuat Kemitraan Strategis di Bidang Oftalmologi: Mempercepat Penanganan Kelainan Refraksi yang Mengakibatkan Kerugian Produktivitas Global Senilai US$411 Miliar per Tahun

CUC Inc.
Share
Mendorong Peningkatan Standar Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas Usia Produktif melalui Penyelesaian Masalah Penglihatan
preview

PT CUC HEALTHCARE INDONESIA (CHI), yang merupakan anak perusahaan di Indonesia dari CUC Inc. yang bergerak dalam bisnis dukungan institusi medis baik di dalam maupun luar negeri, telah menandatangani kemitraan strategis dengan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). RSCM merupakan rumah sakit umum terbesar di Indonesia sekaligus rumah sakit pendidikan bagi Universitas Indonesia. Kerja sama ini akan berfokus pada bidang oftalmologi, khususnya dalam layanan koreksi refraksi. Melalui kemitraan ini, kami berkomitmen untuk memajukan berbagai inisiatif guna mengatasi permasalahan gangguan penglihatan di seluruh wilayah Indonesia.

 

Latar Belakang Kemitraan: Situasi dan Tantangan Gangguan Penglihatan di Indonesia

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kelainan refraksi (rabun jauh, rabun dekat, silinder, mata tua) merupakan penyebab gangguan penglihatan kedua terbesar di dunia dan diperkirakan menyebabkan kerugian produktivitas yang sangat besar, mencapai sekitar 411 miliar dolar AS (sekitar Rp7.400 Triliun) per tahun [1].

 

Tantangan ini sangat akut di seluruh kawasan Asia. Berbagai laporan menunjukkan bahwa 80 hingga 90% remaja di Asia Timur mengalami miopia, dengan hingga 20% di antaranya  menderita miopia tinggi [2]. Indonesia pun menghadapi situasi yang tidak kalah kritis, di mana sekitar 44% anak usia sekolah diperkirakan mengalami masalah terkait penglihatan [3].

 

Masalah penglihatan bukan hanya sekadar keterbatasan fisik individu, tetapi merupakan masalah sosial serius yang berdampak langsung pada "Pendidikan" dan "Tenaga Kerja" yang mendukung pertumbuhan negara. Sebagai "investasi pendidikan" untuk memaksimalkan kemampuan belajar anak-anak dan memperluas pilihan masa depan mereka, serta sebagai "investasi kesehatan" untuk meningkatkan produktivitas generasi kerja, perluasan infrastruktur medis oftalmologi telah mencapai tahap krusial guna mempertahankan dan memperkuat daya saing nasional Indonesia.

 

Komponen Utama Kemitraan

Dalam kemitraan ini, kami bertujuan untuk membangun sistem medis yang mengintegrasikan pelayanan, pendidikan, dan penelitian dengan mendorong pengenalan peralatan koreksi refraksi terbaru dan transfer pengetahuan kepada tenaga medis setempat. Melalui kerja sama dengan RSCM, yang merupakan pusat rujukan utama dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional Indonesia, kami tidak hanya akan memperluas layanan berbayar (self-pay) menggunakan peralatan koreksi refraksi terbaru, tetapi juga secara paralel mendorong perawatan kornea tingkat lanjut dalam cakupan asuransi bagi masyarakat setempat yang menderita penyakit kornea.

 

Melalui perluasan infrastruktur medis oftalmologi ini, kami bertujuan untuk membangun fondasi layanan medis regional yang berkelanjutan, di mana setiap orang dapat menikmati layanan kesehatan yang layak tanpa memandang tingkat pendapatan.

 

Inti dari Kemitraan Ini

Dalam kemitraan ini, tiga pihak yaitu CUC (penyedia peralatan), RSCM (penyedia dokter dan fasilitas), dan distributor bahan medis (penyuplai bahan habis pakai) akan menyatukan sumber daya dengan mengadopsi skema KSO (Kerja Sama Operasi / Joint Operation) [4]. Skema ini memungkinkan pengenalan layanan medis tingkat lanjut secara cepat dengan meminimalkan beban investasi awal.

 

1. Pengenalan Teknologi Terbaru dan Operasional yang Stabil

CUC bertanggung jawab atas pemilihan, pengadaan, dan pemeliharaan peralatan koreksi refraksi terbaru, sementara RSCM menyediakan layanan klinis. Selain itu, CUC akan menerapkan sistem untuk pemeliharaan peralatan presisi dan pengaturan lingkungan ruang operasi guna menciptakan lingkungan yang selalu dapat memberikan perawatan berkualitas tinggi.

 

▲Teknologi Unggulan: SCHWIND, AMARIS 500 Hertz.
▲Teknologi Unggulan: SCHWIND, AMARIS 500 Hertz.

 

2. Efisiensi Operasional Medis dan Penguatan Fondasi Medis Regional

Dengan memanfaatkan pengetahuan dukungan institusi medis yang telah dipupuk CUC di Jepang, kami akan memberikan dukungan operasional seperti optimalisasi alur pemeriksaan. Kami akan membangun fondasi yang mampu menerima lebih banyak pasien dan berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan medis regional.

 

Operasi dan Prosedur Koreksi Refraksi Terbaru yang Diperkenalkan

Kami akan memperkenalkan teknologi koreksi refraksi terbaru untuk mengobati rabun jauh, rabun dekat, dan silinder dengan presisi tinggi dan waktu pemulihan yang relatif singkat.

 

    Layanan LASIK Kombinasi Cross-linking untuk Memperkuat Kornea:

Kami menyediakan layanan yang mengombinasikan tindakan refraksi konvensional dengan corneal cross-linking untuk memperkuat kornea serta meningkatkan stabilitas hasil jangka panjang.

    Lenticule Extraction: Teknologi koreksi refraksi minimal invasif tanpa flap [5] menggunakan laser femtosecond. Teknologi ini diakui sebagai salah satu prosedur koreksi penglihatan terbaru untuk miopia dan astigmatisme miopia, menawarkan pilihan perawatan yang lebih beragam dan optimal sesuai dengan karakteristik kornea serta kebutuhan visual masing-masing individu.

    Penerapan pada Penyakit Kornea: Selain meningkatkan penglihatan, teknologi corneal cross-linking juga digunakan untuk mengobati penyakit kornea tertentu, terutama keratoconus progresif dan ektasia kornea. Selain itu, teknologi ini mulai digunakan sebagai terapi tambahan untuk tukak kornea dan keratitis infeksius tertentu melalui penguatan jaringan stroma kornea dan efek antimikroba tambahan.

 

 

Rencana Masa Depan

Dengan target peluncuran layanan secara penuh pada akhir tahun 2026, kami akan memperluas operasional medis berkualitas tinggi yang dikembangkan melalui proyek ini ke berbagai institusi kesehatan di seluruh Indonesia. Melalui inisiatif ini, kami bertujuan untuk memfasilitasi adopsi perawatan medis tingkat lanjut di kota-kota daerah, serta berkontribusi pada peningkatan Kualitas Hidup (QOL) masyarakat Indonesia secara jangka panjang dan berkelanjutan.

Menjadikan model yang sukses diterapkan di RSCM sebagai titik awal, kami berkomitmen untuk mendorong ekspansi ke tingkat nasional, baik ke institusi medis utama maupun rumah sakit daerah di seluruh negeri. Ke depannya, kami bertujuan untuk memperkenalkan teknik bedah mutakhir dan bimbingan kontrol kualitas melalui jaringan spesialis kami di Jepang, sekaligus mendukung pendidikan profesional lokal serta penelitian klinis.

Komentar

Dr. Supriyanto, Sp.B, FINACS, M.Kes (Direktur Utama RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo)

Kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan mata di Indonesia. Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSCM berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Peningkatan kualitas penglihatan diharapkan dapat mendukung produktivitas, mobilitas, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

 

Dr. Takeshi Teshigawara, Ph.D., MBA (Chief Medical Officer Chuo Eye Clinic Group / Direktur Yokosuka Chuo Eye Clinic)

Saya percaya bahwa pengenalan teknologi bedah koreksi refraksi standar dunia di rumah sakit pendidikan Universitas Indonesia melalui kemitraan ini memiliki makna besar bagi oftalmologi di negara tersebut. Kelainan refraksi adalah masalah kesehatan masyarakat penting yang memengaruhi kesempatan pendidikan dan produktivitas tenaga kerja. Melalui berbagi pengetahuan klinis internasional, saya berharap hal ini akan mengarah pada pengembangan tenaga medis lokal dan peningkatan standar medis yang berkelanjutan.

 

Profil: Dr. Takeshi Teshigawara, Ph.D., MBA

Kepala Direktur Chuo Eye Clinic Group Doktor Kedokteran (Ph.D.), MBA Postdoctoral Fellow di University of California San Francisco (UCSF) Lulusan University of Bath (UK) Profesor Klinis Oftalmologi, Fakultas Kedokteran Yokohama City University.

Sejak tahun 2020, Dr. Teshigawara telah bekerja sama dengan CUC Group dan terus berbagi wawasan berharga demi pengembangan bidang oftalmologi serta pembinaan tenaga medis profesional di seluruh dunia.

 

Tentang Chuo Eye Clinic Group

Grup medis yang mengoperasikan lima klinik mata, terutama di Prefektur Kanagawa, Jepang. Kami menyediakan sistem pelayanan mata yang komprehensif dan khusus untuk semua jenis penyakit mata, mulai dari pemeriksaan, diagnosis, konseling, pembedahan, hingga perawatan pasca-operasi.

 

Khususnya di bidang koreksi refraksi, kami menangani operasi katarak dengan lensa intraokular multifokal, koreksi miopia dengan Phakic IOL (Implantable Collamer Lens), serta terapi penekanan progresi miopia. Total catatan operasi katarak di seluruh grup mencapai 3.651 kasus per tahun (untuk periode 1 April 2024 – 31 Maret 2025). Kami berkomitmen untuk memberikan layanan medis menyeluruh dengan mengedepankan keramahan (hospitality) bagi setiap pasien.

Website: https://www.chuoh-eye-clinic.com/

 

Profil Organisasi / Perusahaan

<Tentang RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM)>

RSCM adalah rumah sakit umum utama di Indonesia yang berlokasi di Jakarta. Sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi Universitas Indonesia, RSCM berfungsi sebagai pusat rujukan nasional terkemuka (fasilitas inti yang menyediakan pelayanan medis tingkat lanjut dan menerima rujukan pasien prioritas) di negara tersebut.

 

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM)

Lokasi: Jl. Pangeran Diponegoro No.71, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430, Indonesia

Perwakilan: Dr. Supriyanto, Sp.B, FINACS, M.Kes

Didirikan: 19 November 1919

Jumlah Tempat Tidur: 1.181

Website: https://rscm.co.id/id/new

 

<Tentang CUC Inc.>

Grup perusahaan yang terdiri dari CUC Inc., 19 anak perusahaan terkonsolidasi di Jepang, dan 28 anak perusahaan terkonsolidasi di luar negeri (per akhir Maret 2026). Dengan misi "Menciptakan Harapan dalam Pelayanan Kesehatan", CUC mengembangkan berbagai bisnis seperti dukungan institusi medis di dalam dan luar negeri, layanan hospis, serta perawatan kunjungan rumah untuk menyelesaikan berbagai tantangan medis.

CUC Inc.

Kantor Pusat: Lantai 15, Tamachi Station Tower N, 3-1-1 Shibaura, Minato-ku, Tokyo, Jepang

Didirikan: 8 Agustus 2014

Perwakilan: Keita Hamaguchi, Representative Director

Pasar Saham: Bursa Efek Tokyo (Tokyo Stock Exchange) Growth Market (Kode Saham: 9158)

Modal: 7.669 juta Yen (per akhir Maret 2026)

Bisnis Utama: Bisnis institusi medis, bisnis hospis, bisnis perawatan kunjungan rumah, bisnis residensi perawatan medis.

Website: https://www.cuc-jpn.com/en/

 

<Tentang PT CUC HEALTHCARE INDONESIA (CHI)>

PT CUC HEALTHCARE INDONESIA adalah salah satu anak perusahaan luar negeri dari CUC Inc. yang menyediakan dukungan institusi medis dan skema KSO (Kerja Sama Operasi) di bidang dialisis dan oftalmologi di Indonesia.

 

 

PT CUC HEALTHCARE INDONESIA

Kantor Pusat: Jl. Jenderal Sudirman No.Kav. 25, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920, Indonesia

Didirikan: 31 Agustus 2023

Perwakilan: Takamichi Tanabe, Direktur Utama

Modal: 85.500 juta Rupiah

Induk Perusahaan: CUC Inc.

Bisnis Utama: Bisnis institusi medis (oftalmologi, dialisis), bisnis pariwisata medis (medical tourism), bisnis dukungan sumber daya manusia asing.

Rekam Jejak Dukungan (Indonesia):

    Bisnis Dialisis: Mendukung pengenalan total sekitar 300 unit peralatan medis.

    Pelayanan Mata: Mengembangkan dukungan institusi medis dan kemitraan KSO di 3 fasilitas kesehatan.

 Website:https://cuc-chi.com/

 

Referensi

[1] World Health Organization (WHO). Blindness and vision impairment. WHO Fact Sheets. 2026.

[2] Yulia DE, Barliana JD, Soeharto DA, Tan S. Profile of refractive errors in children at dr. Cipto Mangunkusumo Hospital. eJournal Kedokteran Indonesia. 2025;13(1):75-79.

[3] World Health Organization (WHO). Indonesia commits to improving affordable and equitable eye health services. WHO website. 2026.

[4] Kemitraan strategis antara rumah sakit dan investor, di mana investor menyediakan peralatan medis dengan sistem pembagian pendapatan dan keuntungan (revenue and profit sharing).

[5] Flapless Surgery: Metode bedah yang tidak memerlukan pembuatan "flap" (lapisan tipis) pada kornea, melainkan langsung menembakkan laser pada permukaan kornea.

<Appendix>

1. Ikhtisar KSO Oftalmologi yang Disediakan oleh CUC CUC mengembangkan skema "KSO" (Kerja Sama Operasi)

Yang memberikan dukungan menyeluruh kepada institusi medis, mulai dari penyediaan peralatan medis terbaru hingga bantuan operasional. Model ini adalah model bisnis kolaborasi tiga pihak yang memungkinkan adopsi teknologi medis tingkat lanjut secara cepat dengan meminimalkan beban investasi awal bagi institusi medis, sekaligus mewujudkan operasional bisnis yang berkelanjutan.

1)  Pembagian Peran dalam Penyediaan Sumber Daya

Dalam skema KSO ini, CUC, institusi mitra, dan distributor bahan medis masing-masing memiliki peran sebagai berikut:

    CUC: Memiliki aset tetap (peralatan medis, dll.) yang diperlukan untuk pengobatan dan melakukan skema sewa/rental kepada institusi medis. Selain itu, CUC menyediakan konsultasi operasional gaya Jepang, pemasaran untuk penarikan pasien, serta peningkatan keterampilan klinis.

    Rumah Sakit: Menyediakan ruang perawatan, memastikan ketersediaan dokter dan perawat, serta mengurus perizinan yang diperlukan untuk pelaksanaan tindakan medis.

    Distributor Bahan Medis: Melakukan pengadaan dan penjualan bahan medis serta bahan habis pakai (consumables) yang sangat penting untuk tindakan medis kepada institusi medis.

2) Struktur Pendapatan

Dengan mendistribusikan pendapatan bisnis yang diperoleh dari penggunaan peralatan dan bahan medis yang disediakan oleh CUC secara tepat, kami berupaya menyebarluaskan layanan medis mutakhir sambil meringankan beban keuangan di sisi rumah sakit.

3) Karakteristik KSO CUC

KSO dari CUC tidak hanya sekadar peminjaman alat, tetapi juga memberikan dukungan pendampingan bagi institusi medis:

    Pengembangan Lingkungan Fasilitas: Memberikan saran desain fasilitas agar pasien dapat menerima perawatan dengan nyaman.

    Optimalisasi Operasional: Membangun operasional yang efisien dan memberikan dukungan pemasaran untuk menjangkau lebih banyak pasien.

2. Area Target Spesifik dan Cakupan Dukungan

Kami menyediakan peralatan medis canggih dan lingkungan perawatan terutama untuk empat area penyakit dan pengobatan berikut:

    Katarak: Mendukung teknik Phacoemulsification (Phaco) menggunakan mikroskop dengan reliabilitas tinggi, serta kalkulasi kekuatan lensa intraokular yang presisi dengan IOL Master. Menyediakan lensa intraokular monofokal dan multifokal standar dunia.

    Glaukoma: Membangun sistem pemeriksaan yang akurat dengan perimetri (pemeriksaan lapang pandang) dan tonometri (tekanan bola mata). Mendukung pencegahan progresi dengan laser terbaru (SLT, PRP) serta mempromosikan bedah glaukoma invasif minimal (MIGS).

    Retinopati (Retina & Vitreous): Pemeriksaan detail dengan OCT (Optical Coherence Tomography) dan pencegahan progresi menggunakan laser (PRP). Mempromosikan tindakan injeksi intravitreal serta bedah vitreoretinal.

    Koreksi Refraksi (LASIK): Menyediakan peralatan laser kelas atas (top-tier) buatan Jerman. Membangun lingkungan ruang operasi yang bersih sesuai standar dunia (renovasi, dll.) untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Melaksanakan dukungan implementasi layanan dan kontrol akurasi melalui kerja sama dengan produsen alat serta dokter dari Jepang.

3. Nilai Tambah bagi Mitra

CUC memberikan nilai tambah bagi institusi medis maupun operator KSO sebagai berikut:

    Dukungan bagi Institusi Medis: Bagi rumah sakit yang ingin membangun unit mata baru atau melakukan ekspansi, kami memberikan dukungan manajemen yang luas, mulai dari konsultasi bantuan pendanaan hingga penyediaan pengetahuan tentang operasional institusi medis gaya Jepang.

    Dukungan bagi Operator KSO (Distributor, dll.): Bagi distributor lokal yang mengalami kendala ekspansi bisnis karena keterbatasan modal atau sumber daya, kami membantu pertumbuhan bisnis melalui bantuan pendanaan, pengurangan biaya melalui pembelian terpusat untuk bahan habis pakai, serta berbagi pengetahuan terkait manajemen operasional.

About CUC Inc.
CUC Inc. Kantor Pusat: Lantai 15, Tamachi Station Tower N, 3-1-1 Shibaura, Minato-ku, Tokyo, Jepang Didirikan: 8 Agustus 2014 Perwakilan: Keita Hamaguchi, CEO Pasar Saham: Bursa Efek Tokyo (Tokyo Stock Exchange) Growth Market (Kode Saham: 9158) Modal: 7.669 juta Yen (per akhir Maret 2026) Bisnis Utama: Bisnis institusi medis, bisnis hospis, bisnis perawatan kunjungan rumah, bisnis residensi perawatan medis. Website: https://www.cuc-jpn.com/en/
Contact
Kontak Media untuk Informasi Lebih Lanjut: CUC Inc. (Public Relations Team) E-mail: pr(at)cuc-jpn.com
Ready to try VRITIMES?
VRITIMES is a press release distribution platform used by 5,000+ companies. Distribution starts from RM175 with guaranteed publication in 15 media.