About us
VriTimes
Malaysia
Raise It With Press Release
press release

/ Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

Duluin
Share
Startup asal Indonesia, Duluin, meraih gelar Startup of the Year di Startup Innovation Weekend 2026 Grand Award, Phnom Penh dan mengalahkan 30 startup dari 10+ negara Asia. Kemenangan ini membuka pintu ekspansi regional, dengan Duluin mendapat undangan langsung ke TechFest Vietnam 2026 untuk memperluas jaringan pasar dan eksposur investor di kawasan Asia Tenggara.
preview

Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, resmi dinobatkan sebagai Startup of the Year dalam ajang Startup Innovation Weekend 2026 Grand Award yang digelar di Phnom Penh, Kamboja, 24–26 April 2026, mengalahkan 30 startup inovatif dari lebih dari 10 negara se-Asia.

Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh International Creativity & Innovation Award (ICIA), sebuah platform global yang telah memberdayakan para inovator di 40 negara. Memasuki edisi ketiganya, Startup Innovation Weekend (SIW) 2026 mempertemukan 30 startup pilihan dari seluruh kawasan Asia dalam serangkaian sesi pitch, B2B matching, klinik mentorship, hingga puncaknya berupa Gala Award Ceremony yang dihadiri lebih dari 300 peserta dari ekosistem startup regional.

Sebagai salah satu wakil Indonesia, Duluin tampil memukau dalam sesi Pitch Gauntlet di hadapan panel internasional yang terdiri dari investor, mentor, dan pelaku ekosistem startup kawasan ASEAN. CEO Duluin, Isa Nuruddin Ahmad, memaparkan bagaimana platform mereka menjawab dua sisi masalah sekaligus: pekerja kerah biru yang tergolong underbanked dan terpaksa beralih ke pinjaman informal berbunga tinggi, serta perusahaan yang tidak memiliki likuiditas cukup untuk menyediakan kasbon secara terstruktur.

"Duluin pada intinya adalah platform kesejahteraan karyawan. Kami fokus untuk memberikan solusi employee benefit yang benar-benar menjawab permasalahan karyawan kerah biru. Ketika seorang pekerja tidak lagi dihadapkan dengan permasalahan finansial yang berlarut-larut, ia bisa lebih fokus dan produktivitasnya meningkat," kata Isa Nuruddin Ahmad, CEO Duluin.

Penghargaan Startup of the Year Grand Award diserahkan kepada Duluin pada hari ketiga summit, dalam Gala Award Ceremony yang diselenggarakan di Paragon International School, Phnom Penh. Gelar ini bukan sekadar pengakuan atas inovasi, tetapi juga membuka jalan bagi Duluin untuk memperluas pasarnya ke Kamboja dan kawasan Asia Tenggara.

Sebagai tindak lanjut dari pencapaian tersebut, Duluin mendapat undangan langsung untuk hadir di TechFest Vietnam 2026,  sebuah peluang strategis untuk memperluas jaringan pasar potensial di Asia Tenggara sekaligus mendapatkan eksposur dari investor global. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk menjadi bagian dari ekosistem teknologi global yang memberikan dampak nyata bagi penggunanya di manapun berada.

Dengan pencapaian ini, Duluin membuktikan bahwa solusi lokal yang menjawab masalah nyata masyarakat pekerja Indonesia memiliki daya saing di panggung internasional.

About Duluin
Duluin is an employee welfare platform that helps companies improve workforce well-being through practical financial and HR solutions. Duluin began with the belief that every worker deserves fair access to their earned income and supportive workplace systems. Today, Duluin operates two main products: Duluin Gajian, an Earned Wage Access (EWA) service that allows employees to access their salaries anytime, and Workin by Duluin, a Human Resource Information System (HRIS) with features such as attendance and shift management (GPS and face recognition), reimbursement, leave, and a checkpoint tool tailored for blue-collar industries.
Contact
Sabil 082183973967 sabil.ismail@duluin.com
Ready to try VRITIMES?
VRITIMES is a press release distribution platform used by 5,000+ companies. Distribution starts from RM125 with guaranteed publication in 15 media.