/ KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”
PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk melalui PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) resmi menjalin kerja sama hak penamaan Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas menjadi Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia. Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem transportasi publik modern yang tidak hanya berfungsi sebagai titik mobilitas, tetapi juga ruang interaksi dan aktivitas masyarakat perkotaan.
Peresmian dilakukan secara seremoni yang dihadiri oleh Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Anggoro Eko Cahyo, Direktur Portofolio Manajemen & Teknologi Informasi PT KAI I Gede Darmayusa, Executive Vice President LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia, serta Direktur Utama PT MITJ Fuad I. Z. Fachroeddin.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah positif dalam mendukung transformasi kawasan transit terpadu sekaligus memperkuat pengalaman perjalanan pengguna LRT Jabodebek. Lebih lanjut, kerja sama naming rights ini sangat memberikan nilai tambah sebagai sarana pengenalan branding dari Bank Syariah Indonesia kepada pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia.
“LRT Jabodebek terus berkembang tidak hanya sebagai moda transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Kehadiran Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia menjadi simbol kolaborasi antara transportasi publik modern dan sektor layanan keuangan yang sama-sama dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya.
Ditambahkannya, Stasiun Dukuh Atas memiliki peran strategis sebagai salah satu titik integrasi utama di Jakarta. Stasiun ini terhubung langsung dengan berbagai moda transportasi seperti KRL Commuter Line, KA Bandara, MRT Jakarta, Transjakarta, serta kawasan pedestrian dan ruang publik di area Dukuh Atas melalui Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM).
Sejak mulai beroperasi pada 28 Agustus 2023 hingga April 2026, LRT Jabodebek telah melayani lebih dari 65 juta pengguna. Khusus Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia rata-rata terdapat 25.404 pengguna per hari selama periode Januari hingga April 2026, terdiri dari 13.563 pengguna tap in dan 11.840 pengguna tap out.
Transformasi layanan transportasi publik saat ini tidak hanya berfokus pada perjalanan dari titik asal ke tujuan, tetapi juga menciptakan ekosistem mobilitas yang terintegrasi dan memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Dengan integrasi antarmoda yang semakin kuat dan dukungan kolaborasi lintas sektor, LRT Jabodebek berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, modern, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien.