About us
VriTimes
Philippines
Philippine's Best Press Release Distribution Service
press release

/ Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

preview

Pergerakan harga emas diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan pekan ini. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan harga masih cukup besar karena tren turun belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Baik dari sisi teknikal maupun fundamental, kondisi pasar saat ini masih mendukung skenario bearish sehingga pelaku pasar disarankan tetap mencermati area support penting sebagai acuan pergerakan berikutnya.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa pada grafik satu jam (H1), harga emas masih bergerak di bawah tekanan jual. Upaya untuk kembali menguat juga belum membuahkan hasil karena harga masih tertahan di bawah area resistance dinamis yang dibentuk oleh indikator Moving Average (MA) 21 dan MA 34. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari tren penurunan yang sedang berlangsung.

Menurut Geraldo, posisi harga yang masih berada di bawah kedua indikator tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual. Selama belum mampu menembus area resistance tersebut, peluang emas untuk melanjutkan kenaikan masih relatif terbatas.

"Dari sisi teknikal, tekanan bearish masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga. Struktur pasar belum menunjukkan adanya sinyal pembalikan arah yang kuat sehingga potensi pelemahan masih perlu diwaspadai," jelas Geraldo.

Ia menambahkan, target penurunan terdekat berada di level 3.984. Area tersebut menjadi support penting yang berpotensi menjadi tujuan berikutnya apabila tekanan jual masih berlanjut. Jika level tersebut berhasil ditembus, maka harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk turun lebih dalam menuju area support selanjutnya di kisaran 3.957.

Selain melihat struktur harga, Geraldo juga memperhatikan indikator Stochastic yang masih bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual. Hal tersebut menunjukkan bahwa momentum bearish masih cukup kuat dan belum terlihat tanda-tanda pelemahan yang berarti.

Meskipun indikator sudah mendekati area oversold, kondisi tersebut belum otomatis menjadi sinyal bahwa harga akan segera berbalik naik. Dalam banyak kasus, harga masih dapat melanjutkan penurunan sebelum akhirnya muncul konfirmasi pembalikan arah yang lebih kuat.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan juga belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Volume transaksi yang masih relatif rendah mengindikasikan bahwa kekuatan buyer belum cukup besar untuk mengimbangi dominasi seller. Akibatnya, peluang terjadinya breakout ke atas masih cukup terbatas dalam waktu dekat.

Selain dipengaruhi faktor teknikal, harga emas juga masih dibebani sejumlah sentimen fundamental. Salah satu faktor yang paling diperhatikan pasar adalah penguatan dolar Amerika Serikat. Ketika nilai tukar dolar meningkat, harga emas biasanya menjadi kurang menarik karena logam mulia tersebut diperdagangkan menggunakan mata uang dolar. Akibatnya, biaya pembelian emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar AS.

Faktor lain yang turut memberikan tekanan adalah tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield. Saat tingkat imbal hasil obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dananya ke instrumen yang mampu memberikan pendapatan tetap. Kondisi tersebut membuat daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil menjadi berkurang.

Pasar juga masih menunggu berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk inflasi, pasar tenaga kerja, dan aktivitas bisnis. Jika data-data tersebut kembali menunjukkan kondisi ekonomi yang solid, maka peluang Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi akan semakin besar. Ekspektasi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus menjadi tekanan tambahan bagi harga emas.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perkembangan situasi global. Risiko geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, maupun meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan sewaktu-waktu dapat kembali meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Jika kondisi tersebut terjadi, tekanan jual yang saat ini mendominasi berpotensi mulai mereda.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas pada perdagangan hari ini masih cenderung negatif. Dari sisi teknikal, harga masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan MA 34, sementara indikator Stochastic juga masih menunjukkan momentum penurunan. Dari sisi fundamental, penguatan dolar AS, tingginya imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi masih menjadi faktor utama yang membatasi ruang kenaikan emas. Oleh karena itu, selama belum muncul katalis positif yang mampu mengubah sentimen pasar, peluang harga emas untuk melanjutkan pelemahan menuju area support 3.984 hingga 3.957 masih tetap terbuka.

About Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Contact
Address: Noble House, Level 38, Unit 38.01 Mega Kuningan No. 2, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E 4.2, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta - 12950, Indonesia. Website: https://www.dupoin.co.id/ Phone Number: +6285135136449 Facebook: https://www.facebook.com/dupoin.indonesia/ Twitter: https://twitter.com/dupoinindonesia LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/dupoin-indonesia/ YouTube: https://www.youtube.com/@dupoin.indonesia Instagram: https://www.instagram.com/dupoin.indonesia/ TikTok: https://www.tiktok.com/@dupoin.indonesia
Ready to try VRITIMES?
VRITIMES is a press release distribution platform used by 5,000+ companies. Distribution starts from PHP 1,790 with guaranteed publication in 50 media.