/ KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga
Proyek strategis ini dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) sebagai kontraktor utama, dengan target pembangunan berjalan sesuai jadwal dan topping off direncanakan pada November 2025.
Direktur Utama KWOSM, Ika Maulid Nur Ahmad, menegaskan bahwa pasokan material baja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan konstruksi, tetapi juga sebagai dukungan nyata Krakatau Steel Group terhadap pengembangan pendidikan dan riset kesehatan di Indonesia.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Gedung Health Science Universitas Airlangga. Melalui penyediaan besi beton berkualitas, PT KWOSM ingin memastikan proyek ini selesai tepat waktu dengan standar keamanan dan kekuatan konstruksi terbaik,” ujarnya.
Gedung Health Science Kampus A Unair diproyeksikan menjadi pusat kegiatan akademik, penelitian, serta inovasi di bidang kesehatan. Kehadirannya diharapkan memperkuat peran Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dalam mencetak tenaga kesehatan profesional sekaligus mendukung riset kesehatan berkelas internasional.
Dengan dukungan Krakatau Steel Group, pembangunan gedung ini ditargetkan selesai sesuai jadwal sehingga segera bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas.
Adapun KWOSM dibawah PT Krakatau Steel Group (Persero) Tbk (KS Group) yang dipimpin oleh Dr. Akbar Djohan sebagai Direktur Utama yang juga menjabat sebagai chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan bahwa hal ini merupakan komitmen kuat dari KS Group dalam membangun Indonesia dimana baja merupakan “Mother of Industry” yang tujuan akhirnya untuk kemakmuran masyarakat dan ini menjadi bagian dari pencapaian ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.