press release

/ KAI Bandara Layani 2,9 Juta Penumpang hingga Mei 2026, Tumbuh 1,78 Persen Dibanding Tahun Sebelumnya

KAI Bandara Layani 2,9 Juta Penumpang hingga Mei 2026, Tumbuh 1,78 Persen Dibanding Tahun Sebelumnya

PT Railink
Share
preview

PT Railink mencatat kinerja positif sepanjang periode Januari hingga Mei 2026 dengan melayani sebanyak 2,9 juta penumpang. Jumlah tersebut meningkat 1,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 2,8 juta penumpang. Peningkatan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel yang dikelola KAI Bandara, baik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta maupun Sumatera Utara.

Pertumbuhan jumlah pelanggan didukung oleh peningkatan kinerja pada berbagai layanan yang dioperasikan perusahaan. Pada layanan KA Bandara YIA, jumlah pelanggan mencapai 1.129.627 penumpang, meningkat dibandingkan periode Januari hingga Mei 2025 yang tercatat sebanyak 1.117.749 penumpang. Kontribusi terbesar berasal dari layanan KA Bandara YIA Reguler yang melayani 763.216 penumpang atau tumbuh 7,49 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, layanan KA Bandara YIA Xpress melayani 366.411 penumpang.

Di Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan ini melayani 1.775.762 penumpang, meningkat 2,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.736.958 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 664.833 penumpang pada relasi Medan–Kualanamu dan 1.110.932 penumpang pada relasi Medan–Binjai.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator positif atas semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

"Pertumbuhan jumlah pelanggan pada lima bulan pertama tahun 2026 merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Bandara dan KA Srilelawangsa terus meningkat. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat aspek keselamatan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan," ujar Porwanto.

Lebih lanjut, Porwanto menambahkan bahwa perusahaan terus berupaya memperkuat konektivitas transportasi publik melalui peningkatan layanan operasional, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan jaringan layanan yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.

"Kami melihat potensi pertumbuhan transportasi berbasis rel masih sangat besar. Oleh karena itu, KAI Bandara akan terus mengembangkan layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. Kami optimistis tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan penguatan konektivitas antar moda transportasi," tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas layanan di Sumatera Utara, KAI Bandara juga akan memperluas jangkauan layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam mulai 1 Juli 2026. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses transportasi kereta api menuju Bandara Internasional Kualanamu maupun pusat aktivitas di Kota Medan.

KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu guna mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan di Indonesia.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

About PT Railink
PT Railink ("KAI Bandara") merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan angkutan penumpang dari pusat kota ke bandar udara melalui perkeretaapian. Pengoperasian layanan KA Bandara pertama kali pada tahun 2013 dari Kota Medan menuju Kualanamu International Airport, kemudian pada tahun 2018 pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta). Kemudian Pada April 2022, PT Kereta Api Indonesia menugaskan KAI Bandara untuk mengoperasikan layanan KA Bandara Yogyakarta International Airport, sehingga memperluas jangkauan layanan kereta bandara di Indonesia. Pada Januari 2023, terjadi perubahan strategis di mana KAI Bandara mengalihkan pengoperasian KA Basoetta ke PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan fokus KAI Bandara dalam mengembangkan layanan kereta bandara di Medan dan Yogyakarta. Selain itu sejak tahun 2021 PT Railink mengembangkan bisnis MOSS (Maintenance, Operations, Spare Parts and Services) yang memiliki visi menjadi pemimpin perawatan sarana dan perdagangan suku cadang kereta api yang berkelanjutan. MOSS adalah lini bisnis KAI Bandara yang menyediakan layanan pemeliharaan, operasional, dan suku cadang untuk mendukung operasional kereta api, terutama untuk KAI Group.
Contact
Ayep Hanapi Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink Ayep.Hanapi@railink.co.id
Ready to try VRITIMES?
VRITIMES is a press release distribution platform used by 5,000+ companies. Distribution starts from $99 with guaranteed publication in 400 media.