/ Digembleng Lewat Training, Penjualan Promotor SHARP Bandung Naik Signifikan
Bandung, 26 Desember 2025, SHARP Branch Bandung bersama Hayokerja sukses menggelar program Training, Coaching & Monitoring yang berfokus pada peningkatan performa promotor di lapangan. Kegiatan yang berlangsung di Bandung ini diikuti oleh 24 promotor, 3 sales, 2 PIC SHARP, serta 5 perwakilan Head Office Hayokerja, dan dipandu langsung oleh Trainer Hayokerja.
Program ini diformulasikan untuk membantu promotor yang sebelumnya berada di bawah standar performa agar mampu mencapai hasil optimal menjelang akhir periode penjualan. Pelatihan dilakukan dengan metode terpadu yang mencakup materi teori dan praktik, mulai dari product knowledge, pemahaman SOP, hingga teknik komunikasi dan pendekatan personal terhadap konsumen.
“Salah satu kunci peningkatan performa adalah kemampuan promotor untuk memahami kebutuhan konsumen serta mengomunikasikan manfaat produk dengan baik. Pelatihan ini membantu mereka menjadi lebih percaya diri dan efektif di lapangan,” ujar Alexander Ivan Tirta, CEO Hayokerja.
Pelatihan yang diikuti oleh total 34 peserta ini juga dilengkapi sesi coaching dan monitoring di lapangan. Para promotor dibimbing untuk menjadi lebih percaya diri, disiplin, dan fokus pada target yang harus dicapai dalam waktu terbatas. Pendekatan ini terbukti meningkatkan sikap proaktif dan kualitas interaksi mereka dengan konsumen.
Dari sisi
operasional, kolaborasi ini memberikan dampak nyata bagi SHARP Bandung. Meski
angka pencapaian penjualan bersifat privasi, PIC SHARP Bandung menyampaikan
bahwa performa promotor setelah mengikuti pelatihan mengalami peningkatan
signifikan dan terasa langsung di toko.
Dalam Training ini pihak Hayokerja juga bertemu dengan Bapak Temmy (Manager Branch SHARP BANDUNG) dan Bapak Fery (PIC SHARP Bandung), kepercayaan SHARP Bandung kepada Hayokerja semakin kuat seiring pencapaian ini. Kepercayaan tersebut bukan hanya pada kemampuan penyediaan tenaga kerja yang cepat dan fleksibel, tetapi juga pada peran Hayokerja dalam meningkatkan kompetensi promotor secara nyata di titik penjualan.
Perwakilan PIC SHARP Bandung, Bapak Fery Firmansyah, menyatakan bahwa promotor yang mengikuti program ini menjadi lebih memahami SOP, lebih percaya diri, dan lebih siap menghadapi berbagai tipe konsumen. Ia menambahkan bahwa kualitas tenaga kerja dari Hayokerja juga stabil dan menjawab kebutuhan SDM untuk banyak outlet aktif di area Bandung, termasuk jaringan Erablue Electronics.
“Training ini sangat positif. Promotor jadi lebih mengerti SOP, komunikasi dengan konsumen lebih baik, dan product knowledge makin dalam. Dampaknya terasa saat mereka kembali ke toko, lebih disiplin dan lebih siap menghadapi berbagai tipe konsumen,” ujar Fery Firmansyah.
PIC SHARP juga menilai kualitas tenaga kerja Hayokerja baik dan stabil, khususnya dalam kebutuhan pemenuhan tim di area Bandung yang memiliki banyak outlet aktif, termasuk jaringan Erablue Electronics.
“Untuk cabang Bandung, kualitas mitra dari Hayokerja sejauh ini sangat baik. Pemenuhan tenaga kerja di tiap toko berjalan lancar dan tidak ada masalah yang berarti,” tambahnya.
Saat ini SHARP Bandung memiliki total 116 promotor aktif, dan 41 di antaranya berasal dari Hayokerja. Dengan banyaknya toko baru yang dibuka sejak Desember hingga Januari, kebutuhan tenaga kerja yang sifatnya mendesak dapat dipenuhi dengan cepat berkat dukungan Hayokerja.
“Kami sering butuh promotor secara urgent, dan Hayokerja sangat membantu. Respon cepat dan fleksibel. Tanpa dukungan mereka, pemenuhan promotor dengan deadline ketat akan sulit tercapai,” jelas Pak Fery Firmansyah.
Dengan bertambahnya toko baru di wilayah Bandung sejak Desember hingga Januari, kebutuhan tenaga kerja yang sigap dan berkualitas semakin meningkat. Hayokerja berperan sebagai mitra strategis yang tidak hanya menyediakan SDM, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan teknis dan mentalitas yang siap terjun ke lapangan.
Keberhasilan ini mempertegas komitmen Hayokerja dalam menghadirkan solusi pengembangan SDM yang berkelanjutan. Program di Bandung diharapkan menjadi model yang akan diterapkan di wilayah lain secara berkala untuk meningkatkan daya saing promotor di titik penjualan.