About us
VriTimes
Vietnam
Raise It With Press Release
PR College

/ Penyebab Press Release Tidak Menarik Perhatian Jurnalis

Penyebab Press Release Tidak Menarik Perhatian Jurnalis

PR College by VRITIMES
Share
Ketahui penyebab press release tidak menarik perhatian jurnalis serta tips membuat siaran pers yang efektif agar mudah dipublikasikan di media.
preview

Penyebab press release tidak menarik–Press release menjadi salah satu alat komunikasi utama untuk menjangkau media dan mendapatkan publikasi. Namun, tidak semua press release berhasil menarik perhatian jurnalis. Di tengah banyaknya informasi yang masuk setiap hari, jurnalis cenderung hanya memilih rilis yang benar-benar relevan, menarik, dan memiliki nilai berita. Jika press release tidak disusun dengan strategi yang tepat, besar kemungkinan akan diabaikan atau bahkan tidak dibaca sama sekali.

Oleh karena itu, penting bagi praktisi PR dan brand untuk memahami apa saja penyebab press release tidak menarik perhatian jurnalis. Dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, perusahaan dapat memperbaiki kualitas konten, meningkatkan peluang publikasi, serta memastikan pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh media dan audiens.

Pentingnya Press Release dalam Public Relations

Press release memiliki peran yang sangat penting dalam strategi public relations (PR) karena menjadi salah satu cara utama untuk menyampaikan informasi resmi kepada media dan publik. Melalui press release, perusahaan dapat mengomunikasikan berbagai hal penting seperti peluncuran produk, pencapaian bisnis, kerja sama, hingga kampanye tertentu secara terstruktur dan profesional. Dengan format yang sesuai kaidah jurnalistik, press release memudahkan jurnalis dalam memahami informasi sekaligus meningkatkan peluang untuk dipublikasikan.

Selain itu, press release juga berfungsi sebagai alat untuk membangun citra dan reputasi brand. Informasi yang dipublikasikan melalui media memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dibandingkan promosi biasa, sehingga dapat membantu meningkatkan kredibilitas di mata publik. Dalam jangka panjang, penggunaan press release yang konsisten juga dapat memperkuat brand awareness, memperluas jangkauan audiens, serta mendukung strategi komunikasi dan pemasaran secara keseluruhan.

Penyebab Press Release Tidak Dilirik Jurnalis

Apa saja penyebab press release tidak dilirik jurnalis? Berikut subparagraf untuk bagian Penyebab Press Release Tidak Dilirik Jurnalis:

Judul Tidak Menarik atau Terlalu Umum

Judul menjadi elemen pertama yang dilihat jurnalis. Jika judul tidak menarik, terlalu umum, atau tidak mencerminkan nilai berita, besar kemungkinan press release akan langsung diabaikan.

Tidak Memiliki Nilai Berita (News Value)

Press release yang tidak mengandung unsur penting, kebaruan, atau dampak cenderung tidak menarik perhatian media. Jurnalis hanya akan memilih informasi yang layak untuk diberitakan.

Isi Terlalu Promosi (Hard Selling)

Konten yang terlalu berfokus pada promosi produk atau brand tanpa memberikan informasi yang bernilai sering kali dianggap kurang menarik. Press release seharusnya informatif, bukan sekadar iklan.

Struktur Penulisan Tidak Jelas

Press release yang tidak mengikuti struktur jurnalistik (seperti 5W+1H) akan menyulitkan jurnalis dalam memahami isi berita. Hal ini dapat mengurangi peluang untuk dipublikasikan.

Tidak Relevan dengan Target Media

Mengirim press release ke media yang tidak sesuai dengan topik atau audiens akan membuat peluang publikasi semakin kecil. Relevansi menjadi faktor penting dalam distribusi.

Kurangnya Data atau Fakta Pendukung

Press release yang minim data, kutipan, atau fakta konkret cenderung kurang meyakinkan. Jurnalis membutuhkan informasi yang kuat untuk dijadikan bahan berita.

Timing Pengiriman Tidak Tepat

Waktu pengiriman juga memengaruhi peluang dilirik. Mengirim press release di waktu yang tidak tepat atau bersamaan dengan isu besar lainnya dapat membuatnya tenggelam.

Tidak Ada Elemen Unik atau Sudut Pandang Menarik

Press release yang tidak memiliki angle menarik atau pembeda dari berita lain akan sulit bersaing. Jurnalis cenderung mencari cerita yang unik dan berbeda.

Ciri-Ciri Press Release yang Disukai Jurnalis

Terdapat beberapa ciri-ciri press release yang disukai jurnalis. Berikut subparagraf untuk bagian Ciri-Ciri Press Release yang Disukai Jurnalis:

Memiliki Nilai Berita yang Kuat

Press release yang disukai jurnalis selalu memiliki news value, seperti kebaruan, dampak, relevansi, atau kedekatan dengan audiens. Informasi yang penting dan layak diberitakan akan lebih mudah dilirik media.

Judul Singkat, Jelas, dan Menarik

Judul yang efektif mampu langsung menarik perhatian sekaligus menyampaikan inti informasi. Jurnalis cenderung memilih rilis dengan judul yang padat dan tidak bertele-tele.

Menggunakan Struktur Jurnalistik (5W+1H)

Press release yang baik menyajikan informasi lengkap dengan unsur what, who, when, where, why, dan how. Struktur ini memudahkan jurnalis dalam memahami dan mengolah berita.

Bahasa Informatif dan Tidak Terlalu Promosi

Gaya bahasa yang digunakan harus objektif, jelas, dan tidak berlebihan. Press release yang terlalu hard selling cenderung kurang disukai karena terlihat seperti iklan.

Dilengkapi Data dan Fakta Pendukung

Adanya data, statistik, atau kutipan dari narasumber dapat meningkatkan kredibilitas informasi. Hal ini membuat press release lebih meyakinkan dan layak dipublikasikan.

Relevan dengan Media dan Audiens

Konten yang sesuai dengan fokus media dan kebutuhan audiens akan memiliki peluang lebih besar untuk dipublikasikan. Relevansi menjadi faktor utama dalam menarik perhatian jurnalis.

Memiliki Angle atau Sudut Pandang Menarik

Press release yang memiliki cerita unik atau sudut pandang berbeda akan lebih menonjol dibandingkan yang biasa saja. Jurnalis cenderung mencari konten yang fresh dan menarik.

Format Rapi dan Mudah Dibaca

Tampilan yang terstruktur, paragraf yang jelas, serta penggunaan format yang rapi akan memudahkan jurnalis dalam membaca dan memahami isi press release dengan cepat.

Tips Membuat Press Release yang Menarik

Apa saja tips membuat press release yang menarik? Yuk simak berikut penjelasannya: 

Tentukan Angle yang Kuat dan Relevan

Sebelum mulai menulis, tentukan sudut pandang (angle) yang memiliki nilai berita dan relevan dengan audiens. Fokus pada hal yang unik, berdampak, atau sedang tren agar press release lebih menarik perhatian media.

Gunakan Judul yang Menarik dan Informatif

Judul adalah bagian pertama yang dilihat jurnalis. Buat judul yang singkat, jelas, dan mampu menyampaikan inti informasi tanpa terkesan berlebihan atau terlalu promosi.

Terapkan Struktur Jurnalistik (5W+1H)

Pastikan press release memuat unsur what, who, when, where, why, dan how secara lengkap. Struktur ini membantu jurnalis memahami isi berita dengan cepat dan mudah.

Gunakan Bahasa yang Objektif dan Natural

Hindari penggunaan bahasa yang terlalu promosi atau hiperbola. Gunakan gaya penulisan yang informatif, profesional, dan mudah dipahami.

Sertakan Data dan Kutipan Narasumber

Tambahkan data, statistik, atau kutipan dari pihak terkait untuk memperkuat isi berita. Hal ini dapat meningkatkan kredibilitas dan membuat press release lebih meyakinkan.

Perhatikan Panjang dan Kerapian Konten

Buat press release dengan panjang yang ideal—tidak terlalu panjang namun tetap informatif. Gunakan paragraf yang rapi agar mudah dibaca oleh jurnalis.

Sesuaikan dengan Target Media

Pilih media yang sesuai dengan topik dan audiens yang dituju. Relevansi antara konten dan media akan meningkatkan peluang publikasi.

Perhatikan Waktu Pengiriman

Kirim press release di waktu yang tepat agar tidak tenggelam oleh berita lain. Timing yang baik dapat membantu meningkatkan kemungkinan dilirik jurnalis.

Tambahkan Elemen Pendukung

Sertakan foto, infografis, atau materi visual lainnya untuk membuat press release lebih menarik dan memberikan konteks tambahan bagi pembaca.

Kesimpulan

Press release tetap menjadi salah satu strategi penting dalam public relations untuk menyampaikan informasi kepada media dan membangun citra brand. Namun, agar dapat menarik perhatian jurnalis, press release harus disusun dengan strategi yang tepat, mulai dari menentukan angle yang kuat, menggunakan judul yang menarik, hingga menyajikan informasi yang relevan dan memiliki nilai berita.

Dengan memahami penyebab press release sering diabaikan serta menerapkan tips yang efektif, peluang untuk mendapatkan publikasi akan semakin besar. Pada akhirnya, press release yang baik bukan hanya sekadar informatif, tetapi juga mampu menarik perhatian, membangun kepercayaan, dan memberikan dampak positif bagi brand secara keseluruhan.

VRITIMES : Jasa Distribusi Press Release dengan Garansi Tayang

VRITIMES adalah jasa distribusi press release profesional yang membantu perusahaan, brand, maupun organisasi dalam menyebarkan informasi ke berbagai media online terpercaya. Dengan sistem garansi tayang, VRITIMES memastikan setiap press release yang didistribusikan benar-benar dipublikasikan, sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat menjangkau audiens secara lebih luas dan efektif.

Didukung oleh jaringan media digital yang luas serta proses distribusi yang terstruktur, VRITIMES membantu meningkatkan brand awareness, memperkuat kredibilitas bisnis, serta mendukung strategi SEO melalui publikasi di media online. Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan komunikasi, seperti peluncuran produk, pengumuman perusahaan, hingga kampanye PR yang membutuhkan eksposur maksimal.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs resmi VRITIMES.

Bạn đã sẵn sàng dùng thử VRITIMES?
VRITIMES là nền tảng phân phối thông cáo báo chí được sử dụng bởi hơn 5,000 doanh nghiệp. Phân phối bắt đầu từ 245.000 vnđ với đảm bảo xuất bản trên 15 phương tiện truyền thông.