/ Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati, Justru Paling Rentan Terlupakan
Tanyakan pada orang tua mana pun di Indonesia, apa hal paling berharga dalam hidup mereka. Jawabannya hampir selalu sama: anak. Namun di balik cinta sebesar itu, ada satu pertanyaan yang sering kita tunda: apakah masa depan mereka akan tetap terlindungi jika suatu hari kita tak lagi ada di sisi mereka?
Pertanyaan itu menjadi semakin relevan menjelang Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Tema ini menjadi pengingat bahwa mencintai anak tidak hanya soal kasih sayang dan pendidikan, tetapi juga kesiapan keluarga dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.
Berdasarkan survei yang diinisasi oleh Prudential, lebih dari 40% masyarakat Indonesia menjadikan keluarga sebagai prioritas utama dalam hidup, dan ingin memastikan orang-orang tercinta tetap tercukupi meski mereka tiada, termasuk anak¹. Namun dibalik besarnya cinta itu, lebih dari 80 juta keluarga Indonesia masih hidup tanpa perlindungan yang memadai². Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2024 mencatat penetrasi asuransi nasional baru sekitar 2,8% yang berarti masih banyak keluarga Indonesia belum memiliki perlindungan finansial yang memadai. Kondisi ini membuat jutaan anak berpotensi menghadapi kerentanan ketika keluarga kehilangan pencari nafkah utama.
Prudential Syariah mencatat relationship Net Promoter Score (rNPS) tertinggi di industri asuransi jiwa syariah³ dan menempati peringkat pertama untuk preferensi merek pada 24 atribut yang diukur⁴. Keduanya menunjukkan hal yang sama: keluarga yang sudah terlindungi bersedia merekomendasikannya kepada keluarga lain.
Menurut Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, kesenjangan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk semakin dekat dengan kebutuhan keluarga Indonesia. "Anak selalu menjadi nomor satu di hati setiap orang tua. Di Hari Anak Nasional ini, kami ingin mengingatkan bahwa melindungi masa depan anak merupakan bentuk cinta yang perlu dipersiapkan sejak hari ini. Karena itu Prudential Syariah terus hadir sebagai Satu yang Melindungi bagi keluarga Indonesia," ujar Vivin.
Tekad untuk hadir bagi setiap keluarga itulah yang membuat Prudential Syariah mewujudkan Janji Jadi Nyata. Hal ini menjadi komitmen dari mereka yang selalu memprioritaskan keluarganya dan berjanji untuk membuat impian keluarga menjadi nyata di setiap tahapan kehidupan.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Prudential Syariah juga menghadirkan berbagai aktivasi untuk mengajak masyarakat semakin memahami pentingnya perlindungan. Rangkaian kegiatan dilakukan melalui edukasi publik di area MRT Jakarta serta penyelenggaraan #1 Family Fest pada 26 Juli 2026 di kawasan Car Free Day Sudirman. Acara ini menghadirkan berbagai aktivitas keluarga seperti penampilan Quinn Salman, Family Fun Games, Sport Games, Photobooth, dan Fun Kids Activity yang dapat dinikmati bersama orang tua dan anak.
Karena pada akhirnya, mencintai anak tidak hanya tentang hari ini, tetapi juga memastikan mereka tetap memiliki kesempatan meraih masa depan yang mereka impikan.
[1] Project Kanis by Kadence (2023) and Project Malacca by Deka (2024), Whole Life by Deka (2025)
[2] Data BKKBN tahun 2024 menyatakan ada 87 juta keluarga di Indonesia, dengan penetrasi asuransi 2.8% (sumber: OJK), diasumsikan sekitar 85 juta keluarga belum terproteksi oleh asuransi jiwa syariah
[3] NPS Prism® benchmarking report. NPS Prism® is a registered trademark of Bain & Company, Inc., NICE Systems, Inc. And Fred Reichheld
[4] Survei Online yang dilakukan oleh YouGov tahun 2025