/ Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan pelanggan terhadap kapabilitas KAI Logistik dalam menyediakan layanan angkutan limbah B3 yang andal dan sesuai regulasi. Menurutnya, pengelolaan limbah B3 merupakan tantangan tersendiri yang menuntut sistem logistik yang aman, terintegrasi, dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku.
“Angkutan limbah B3 memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, pemilihan moda dan layanan angkutan menjadi elemen penting dalam memastikan pengelolaan limbah yang aman dan bertanggung jawab dan selaras dengan komitmen keberlanjutan. Seluruh pengangkutan B3 oleh KAI Logistik dilakukan berdasarkan surat Rekomendasi Pengangkutan B3 melalui Kereta Api, yang memastikan bahwa jalur, titik muat, dan bongkar di wilayah Pulau Jawa telah memenuhi standar teknis dan administratif sesuai regulasi lingkungan dan perkeretaapian,” ujar Aniek.
Aniek menjelaskan, moda kereta api memiliki keunggulan dibandingkan moda transportasi lainnya, terutama dari sisi keselamatan dan pengendalian risiko. Jalur khusus kereta membuat potensi kecelakaan maupun pencemaran dapat diminimalkan. Selain itu, KAI Logistik telah mengantongi izin resmi untuk seluruh jenis konten limbah B3 yang diangkut, sehingga memberikan kepastian kepatuhan regulasi serta rasa aman bagi pelanggan industri. Lebih lanjut, penerapan standar operasional yang ketat di antaranya pengawalan petugas tersertifikasi dan pemeriksaan berkala di 4 check point meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan pengiriman.
Aniek menegaskan bahwa pertumbuhan angkutan limbah B3 ini juga menjadi wujud kontribusi nyata KAI Logistik dalam mendukung agenda green logistics nasional. “Selain lebih efisien dan aman, penggunaan kereta api turut membantu menekan emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam menghadirkan solusi logistik terintegrasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.
Layanan angkutan limbah B3 merupakan layanan strategis KAI Logistik yang telah dikembangkan sejak 2018. Dalam pelaksanaannya, perusahaan telah memperoleh rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun untuk pengangkutan limbah B3 menggunakan moda kereta api. Saat ini, layanan tersebut melayani rute Kalimas – Nambo sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan limbah industri yang aman dan terintegrasi.
Ke depan, KAI Logistik berupaya mengembangkan layanan melalui berbagai langkah inovasi guna meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi operasional, antara lain melalui pengembangan pada terminal Kalimas dan Nambo di mana ke depannya dapat melakukan aktivitas baik bongkar maupun muat di masing-masing terminal. Selain itu, perusahaan juga membuka peluang pengembangan titik layanan baru untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat posisi KAI Logistik sebagai penyedia jasa logistik limbah B3 yang terpercaya, berizin lengkap, dan berorientasi pada keberlanjutan.