/ Mobilitas Ramadan Meningkat, Pengguna LRT Jabodebek Tembus 126 Ribu Penumpang per Hari
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan jumlah pengguna LRT Jabodebek pada bulan Ramadan 2026. Jumlah pengguna bahkan melampaui rekor tertinggi yang sebelumnya tercatat pada Januari 2026 yakni 123.276 pengguna LRT Jabodebek.
Pada 4 Maret 2026, jumlah pengguna tercatat sebanyak 123.319 orang, sedikit lebih tinggi dibanding rekor Januari. Peningkatan kemudian terjadi pada 6 Maret 2026 dengan 126.626 pengguna, atau naik sekitar 2,72 persen dibanding capaian tertinggi sebelumnya.
Tren mobilitas masyarakat terus meningkat pada 9 Maret 2026 dengan 126.848 pengguna yang menjadi angka tertinggi pada periode tersebut atau naik sekitar 2,9 persen dibanding rekor Januari 2026. Sementara itu, pada 10 Maret 2026, LRT Jabodebek melayani 125.901 pengguna, tetap berada di atas capaian rekor tertinggi pada Januari.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan peningkatan jumlah pengguna tersebut menunjukkan bahwa transportasi publik semakin menjadi pilihan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk selama bulan Ramadan.
“Mobilitas masyarakat pada bulan Ramadan tetap tinggi, baik untuk aktivitas bekerja maupun kegiatan sosial seperti berbuka puasa bersama. LRT Jabodebek hadir sebagai alternatif transportasi yang efisien di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan,” ujarnya.
Menurut Radhitya, tren peningkatan jumlah pengguna ini juga mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek yang mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan perjalanan.
KAI memastikan operasional LRT Jabodebek tetap berjalan optimal selama Ramadan melalui pengawasan operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta peningkatan pelayanan di stasiun maupun di dalam kereta.
“Kami berkomitmen
menjaga kualitas layanan agar masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman, terutama pada periode Ramadan hingga menjelang Angkutan Lebaran,” tutup Radhitya.