press release

/ Baja sebagai Fondasi Rehabilitasi Pascabencana, Krakatau Steel Hadirkan Solusi Cepat dan Terukur

Baja sebagai Fondasi Rehabilitasi Pascabencana, Krakatau Steel Hadirkan Solusi Cepat dan Terukur

Krakatau Steel Tbk
Share
Inovasi Hunian & Infrastruktur Modular Baja Berpotensi Jadi Pendapatan Berulang, Dukung Target Pemerintah dan Perkuat Top Line Perseroan Jakarta, 25 Februari 2026 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (“Perseroan” atau “KRAS”) memperkuat portofolio bisnisnya melalui pengembangan solusi infrastruktur modular berbahan baja untuk rehabilitasi pascabencana. Inisiatif strategis ini tidak hanya sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional, tetapi juga membuka segmen pasar baru yang berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan dan kinerja keuangan Perseroan ke depan.
preview

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero), Tbk, Dr. Akbar Djohan, menjelaskan bahwa respons cepat terhadap bencana gempa di Sumatera dengan menyediakan hunian sementara, klinik, dapur umum, dan jembatan darurat merupakan wujud nyata transformasi bisnis perseroan. “Kami tidak hanya menjual baja lembaran, tetapi telah berevolusi menjadi penyedia solusi terintegrasi berbasis baja. Pasar rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang bersifat urgent dan masif menciptakan permintaan yang terukur dan berulang. Ini adalah lini bisnis baru yang langsung menyentuh kebutuhan nasional dan memiliki dampak finansial yang jelas bagi Perseroan,” ujar Dr. Akbar Djohan. Selain memimpin Krakatau Steel, beliau juga aktif sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Krakatau Steel Group telah mempersiapkan kapasitas produksi yang konkret untuk menangkap peluang ini yaitu Rumah Modular: Kapasitas produksi untuk memenuhi target penugasan pemerintah sekitar 400 unit (ukuran 15x10m & 15x20m), dengan waktu konstruksi hanya sekitar 30 hari. Ada juga Jembatan Bailey: Kapasitas produksi 10 unit per minggu, dengan total target penugasan mencapai 300 unit untuk pemulihan konektivitas. Serta fasilitas pendukung: Dapur umum modular (SPPG), klinik sementara, dan central kitchen

Kapasitas produksi yang terukur ini menunjukkan kesiapan operasional Krakatau Steel Group untuk mengonversi permintaan menjadi realisasi penjualan dan pendapatan dalam waktu relatif singkat, memberikan sinyal positif bagi kinerja kuartalan mendatang. 

Analis: Pasar Strategis dengan Multiplier Effect Tinggi

Mengomentari perkembangan ini, Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, mengatakan, “Solusi baja modular adalah game-changer dalam manajemen bencana dan bisnis konstruksi. Kecepatan dan kepastian waktu penyelesaiannya jauh melampaui metode konvensional. Bagi Krakatau Steel, ini adalah diversifikasi pasar yang cerdas. Mereka memanfaatkan keunggulan bahan baku internal untuk membangun produk akhir bernilai tambah tinggi, dengan pasar yang didorong oleh kebutuhan pemerintah dan lembaga donor.”

Widodo menambahkan bahwa potensi pasar ini bersifat jangka panjang, mengingat posisi Indonesia sebagai wilayah rawan bencana dan tingginya kebutuhan infrastruktur dasar. Segmen ini dapat memberikan kontribusi pendapatan yang stabil dan berulang (recurring revenue), sekaligus meningkatkan utilisasi pabrik.

Dampak bagi Pemegang Saham dan Prospek Ke Depan

Keberhasilan Krakatau Steel Group dalam mengembangkan dan mengeksekusi solusi modular ini diharapkan dapat meningkatkan Top Line Revenue yaitu menambah sumber pendapatan baru dari produk hilir bernilai tambah tinggi, di luar penjualan baja konvensional. Dapat juga memperbaiki keuntungan yaitu penjualan produk solusi terintegrasi. Selain itu dapat memperkuat sentimen pasar dalam demonstrasi kemampuan inovasi dan respon cepat terhadap kebutuhan nasional dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan dan relevansi bisnis perseroan. Dan juga merupakan sinergi dengan program pemerintah dengan memastikan aliran proyek yang kontinyu melalui penugasan dan kerja sama dengan berbagai kementerian/lembaga. 

“Ini adalah langkah strategis yang membuktikan Krakatau Steel mampu beradaptasi dan menciptakan nilai tambah. Keberhasilan dalam eksekusi proyek-proyek modular ini akan menjadi catalyst positif bagi kinerja operasional dan finansial Perseroan, yang pada akhirnya kami yakini akan berkontribusi terhadap peningkatan nilai perusahaan bagi para pemegang saham,” tutup Dr. Akbar Djohan.

Dengan membidik segmen bisnis baru yang strategis dan memiliki permintaan riil, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menunjukkan komitmen untuk terus bertransformasi dan menciptakan value creation yang berkelanjutan.