About us
VriTimes
Vietnam
Raise It With Press Release
press release

/ Volatilitas Rupiah Dorong Diversifikasi Portofolio, BRI-MI Tawarkan Alternatif Investasi Dolar

Volatilitas Rupiah Dorong Diversifikasi Portofolio, BRI-MI Tawarkan Alternatif Investasi Dolar

PT BRI Manajemen Investasi
Share
Volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan. Rupiah saat ini menghadapi tekanan dari kombinasi faktor eksternal, kebijakan moneter Federal Reserve yang belum sepenuhnya melunak, penguatan indeks dolar AS akibat divergensi pertumbuhan ekonomi global, hingga dinamika arus modal keluar dari pasar negara berkembang. Di pasar domestik, kondisi ini membuat investor untuk memikirkan ulang eksposur mata uang dalam portofolio mereka.
preview

Jakarta – Volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan. Rupiah saat ini menghadapi tekanan dari kombinasi faktor eksternal, kebijakan moneter Federal Reserve yang belum sepenuhnya melunak, penguatan indeks dolar AS akibat divergensi pertumbuhan ekonomi global, hingga dinamika arus modal keluar dari pasar negara berkembang. Di pasar domestik, kondisi ini membuat investor untuk memikirkan ulang eksposur mata uang dalam portofolio mereka.

Diversifikasi valuta tidak lagi identik dengan panic buying dolar di tengah gejolak kurs. Semakin banyak investor yang mempertimbangkan eksposur terhadap mata uang asing sebagai bagian integral dari perencanaan keuangan jangka menengah dan panjang, terutama bagi mereka yang memiliki kebutuhan finansial terkait dolar AS.

Salah satu cara yang dapat dipertimbangkan investor untuk memperoleh eksposur tersebut adalah melalui instrumen investasi berbasis dolar yang dikelola secara profesional. Pendekatan ini memungkinkan investor memperoleh akses terhadap aset berdenominasi dolar AS tanpa harus melakukan pengelolaan investasi secara langsung.

Kepala Divisi Corporate Secretary & Communication PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) Bagus Setyawan menilai adanya volatilitas nilai tukar tidak selalu harus dipandang sebagai risiko. Menurutnya, kondisi tersebut juga dapat menjadi momentum bagi investor untuk mengevaluasi kembali alokasi aset yang dimiliki.

“Ketika volatilitas nilai tukar meningkat, kami melihat investor mulai lebih aktif mengevaluasi komposisi asetnya. Fokusnya bukan hanya mengelola risiko, tetapi juga mencari peluang diversifikasi yang dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio dalam berbagai kondisi pasar,” ujar Bagus.

Ia menambahkan, semakin banyak investor yang mulai mempertimbangkan eksposur terhadap dolar AS sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang, bukan semata-mata untuk memanfaatkan pergerakan kurs dalam jangka pendek.

“Eksposur terhadap mata uang yang berbeda dapat menjadi diversifikasi dalam pengelolaan portofolio. Bagi sebagian investor, hal ini juga berkaitan dengan kebutuhan keuangan di masa depan yang memiliki keterkaitan dengan dolar AS,” katanya.

Tawarkan Diversifikasi Melalui Investasi Dolar Reksa Dana BSLD

Adapun BRI-MI merespons kebutuhan ini melalui BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD), reksa dana pasar uang yang berinvestasi pada instrumen pasar uang dan efek bersifat utang berdenominasi dolar AS dengan jatuh tempo di bawah satu tahun.

Sejak peluncurannya pada 10 Juli 2025 hingga 8 Juni 2026, BSLD mencatatkan imbal hasil sebesar 3,14% dalam denominasi dolar AS, atau ekuivalen 15,54% dalam denominasi Rupiah pada periode yang sama, didukung oleh apresiasi nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

“Dengan fokus pada instrumen jangka pendek, BSLD mempertahankan tingkat likuiditas yang relatif tinggi, sebuah diferensiasi yang membedakannya dari instrumen dolar berjangka panjang. Sehingga, instrumen pasar uang berbasis dolar dapat menjadi salah satu pilihan bagi investor yang mengutamakan fleksibilitas dalam pengelolaan dana sekaligus ingin mulai membangun eksposur terhadap dolar AS secara bertahap,” tambah Bagus.

Di tengah volatilitas nilai tukar yang masih menjadi perhatian pasar, investor memiliki berbagai alternatif untuk memperluas diversifikasi portofolio. Instrumen berbasis dolar AS dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi strategi investasi jangka menengah maupun jangka panjang.

"Bagi investor yang ingin memiliki eksposur terhadap dolar AS dengan Risiko yang terukur dan sesuai kebutuhan likuiditas, instrumen pasar uang dolar dapat menjadi titik awal yang relevan. Yang terpenting adalah memastikan setiap keputusan investasi tetap selaras dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing," tutup Bagus.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai BSLD ataupun produk-produk investasi BRI-MI, kunjungi instagram resmi BRI-MI di @brimi.official atau melalui website https://bri-mi.co.id/.


Categories

Bạn đã sẵn sàng dùng thử VRITIMES?
VRITIMES là nền tảng phân phối thông cáo báo chí được sử dụng bởi hơn 5,000 doanh nghiệp. Phân phối bắt đầu từ 245.000 vnđ với đảm bảo xuất bản trên 15 phương tiện truyền thông.