About us
VriTimes
Singapore
Raise It With Press Release
press release

/ Rumor De-Eskalasi Tarif AS-China Pacu Pasar Kripto Tembus Valuasi $3 Triliun!

Rumor De-Eskalasi Tarif AS-China Pacu Pasar Kripto Tembus Valuasi $3 Triliun!

NANOVEST
Share
preview

Scott Bessent, yang disebut-sebut sebagai calon kuat Menteri Keuangan Amerika Serikat apabila Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden, menyampaikan pandangannya mengenai arah kebijakan ekonomi dan dampaknya terhadap pasar global. Dalam sebuah pernyataan pada 21 April 2025, Bessent memberikan peringatan bahwa tarif perdagangan yang diberlakukan Amerika terhadap China berpotensi menimbulkan tekanan inflasi tambahan. Ia menilai bahwa kebijakan semacam ini tidak hanya akan mengerek harga barang di dalam negeri, tetapi juga menciptakan ketidakpastian di pasar global, yang pada akhirnya bisa membebani pertumbuhan ekonomi dunia.

Meskipun bersikap waspada terhadap dampak negatif kebijakan tarif terhadap ekonomi makro, Bessent justru menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap aset digital, khususnya Bitcoin. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa Bitcoin akan terus mendapatkan perhatian investor sebagai alternatif lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Menurut laporan dari BeInCrypto, Bessent bahkan memperkirakan bahwa harga Bitcoin berpotensi melonjak hingga mencapai USD $100.000 sebelum tahun 2025 berakhir.

Pernyataan ini mencerminkan pandangan yang semakin populer di kalangan investor dan pengambil kebijakan yang mulai melihat aset kripto sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio. Dalam situasi global yang penuh tekanan baik akibat ketegangan geopolitik, inflasi, maupun kebijakan moneter yang agresif Bitcoin dinilai memiliki potensi untuk menjadi "safe haven" digital layaknya emas di era sebelumnya.

Dengan latar belakangnya sebagai mantan manajer investasi yang sukses dan pengaruhnya di lingkaran ekonomi Trump, pernyataan Bessent menjadi sorotan penting bagi pelaku pasar. Baik pelaku industri keuangan tradisional maupun investor kripto akan mencermati arah kebijakan ekonomi yang mungkin dibawa oleh pemerintahan Trump jika terpilih kembali, serta dampaknya terhadap pergerakan pasar global dan tren harga aset digital.

Scott Bessent, juga turut menyampaikan pandangannya mengenai dinamika pasar aset digital di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. Ia menyoroti bagaimana ketidakpastian ekonomi global, terutama yang dipicu oleh memanasnya hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China, justru menjadi faktor pendukung utama bagi penguatan nilai Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Bessent, situasi ekonomi yang tidak menentu telah mendorong banyak investor untuk mencari alternatif yang lebih aman dan tidak terlalu terpengaruh oleh kebijakan moneter atau fiskal suatu negara. Dalam konteks ini, Bitcoin dianggap semakin relevan sebagai aset pelindung nilai, mirip dengan peran emas dalam ekonomi konvensional. Kelebihannya sebagai aset digital yang terdesentralisasi menjadikannya menarik di tengah kekhawatiran inflasi dan gejolak kebijakan perdagangan.

Selain itu, ia menekankan bahwa momentum bullish yang saat ini dialami Bitcoin bukan semata-mata disebabkan oleh spekulasi ritel, tetapi juga didorong oleh peningkatan minat dari institusi keuangan besar. Banyak lembaga kini mulai menempatkan Bitcoin dalam portofolio investasi mereka, baik sebagai aset lindung nilai maupun sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset digital. Peningkatan adopsi institusional ini memperkuat fundamental Bitcoin dan menciptakan permintaan yang lebih stabil dan berjangka panjang.

Bessent percaya bahwa kombinasi antara ketidakpastian makro ekonomi, lonjakan adopsi institusional, dan posisi Bitcoin sebagai alat lindung nilai inflasi akan terus mengangkat harga aset tersebut. Dalam pandangannya, Bitcoin bukan lagi sekadar instrumen spekulatif, melainkan sudah berkembang menjadi bagian penting dari lanskap keuangan global yang baru. Perkembangan ini, menurutnya, menandakan perubahan besar dalam cara dunia memandang aset digital di tengah perubahan zaman.

Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

About NANOVEST
Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai calon pedagang fisik aset kripto. Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.
Contact
Nanovest
Ready to try VRITIMES?
VRITIMES is a press release distribution platform used by 5,000+ companies. Distribution starts from S$50 with guaranteed publication in 20 media.
Other Press Release
Securities / FX / Investment Trusts
Nanovest Enhances Global Expansion Through Strategic Partnership With Fasset
Nanovest Enhances Global Expansion Through Strategic Partnership With Fasset
NANOVEST
Apr 23, 2026

Securities / FX / Investment Trusts
IDDB Officially Becomes the Pioneer of the First Tokenization Project in Indonesia to Receive Approval from the OJK Sandbox
 IDDB Officially Becomes the Pioneer of the First Tokenization Project in Indonesia to Receive Approval from the OJK Sandbox
NANOVEST
Oct 16, 2024

Network / Network Equipment
Investor Alert: SEC Updates Investment Warning on Crypto Assets
Investor Alert: SEC Updates Investment Warning on Crypto Assets
NANOVEST
Sep 24, 2024

System / Website / Application development
Bitcoin Drops to $53,000 Due to ETF Sell Pressure Heading Into the Weekend
Bitcoin Drops to $53,000 Due to ETF Sell Pressure  Heading Into the Weekend
NANOVEST
Sep 11, 2024

Mobile device
Apple Stock Is a Strong Buy Ahead of the iPhone 16 Launch
Apple Stock Is a Strong Buy Ahead of the iPhone 16 Launch
NANOVEST
Sep 05, 2024

Securities / FX / Investment Trusts
IDDB is Set To Be Indonesia's First Bond Tokenization Project, Aiming to Join OJK's Sandbox and Trade on Nanovest
IDDB is Set To Be Indonesia's First Bond Tokenization Project, Aiming to Join OJK's Sandbox and Trade on Nanovest
NANOVEST
Aug 29, 2024