About us
VriTimes
Thailand
Raise It With Press Release
press release

/ KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan

KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan

Share
preview

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyampaikan penjelasan resmi terkait adanya temuan material cairan pada saluran drainase di area belakang Depo Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis di lapangan, material cairan tersebut dipastikan merupakan residu bahan bakar minyak (BBM) yang sebelumnya mengendap di area jalur kereta api. Residu tersebut kemudian terbawa oleh aliran air menuju saluran drainase akibat meningkatnya debit air yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kota Bandar Lampung.

KAI menegaskan bahwa kondisi ini bukan disebabkan oleh adanya kebocoran aktif, tumpahan baru, maupun gangguan pada fasilitas operasional di lingkungan depo. Seluruh sarana dan prasarana, termasuk sistem penyimpanan dan distribusi BBM, berada dalam kondisi aman, terkendali, serta berfungsi sebagaimana mestinya.

Sebagai bentuk respons cepat, KAI Divre IV Tanjungkarang telah melakukan langkah-langkah penanganan, antara lain pembersihan area terdampak, normalisasi saluran drainase, serta pengangkatan sisa material yang terbawa aliran air. Selain itu, dilakukan pula penyisiran di sepanjang jalur untuk memastikan tidak terdapat endapan serupa yang berpotensi terbawa saat curah hujan tinggi.

KAI Divre IV Tanjungkarang juga memperkuat langkah mitigasi dengan meningkatkan frekuensi inspeksi, khususnya pada titik-titik rawan genangan dan area dengan potensi akumulasi residu. Koordinasi dengan pihak terkait turut dilakukan guna memastikan pengelolaan lingkungan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dari sisi operasional, KAI Divre IV Tanjungkarang memastikan bahwa kejadian ini tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api. Seluruh perjalanan tetap berjalan normal, aman, dan tepat waktu.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan secara menyeluruh dan memastikan kondisi tetap terkendali. “Kami memastikan bahwa material cairan yang terlihat tersebut merupakan residu lama yang terbawa aliran air hujan dengan debit tinggi, bukan berasal dari kebocoran baru. KAI telah melakukan penanganan cepat dan memastikan tidak ada gangguan terhadap operasional maupun aspek keselamatan,” jelas Zaki.

Lebih lanjut, Zaki menambahkan bahwa KAI Divre IV Tanjungkarang terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalur dan lingkungan sekitar, khususnya pada musim hujan dengan intensitas tinggi. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan dan kelestarian lingkungan. Pemantauan dilakukan secara berkala agar potensi serupa dapat diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

KAI Divre IV Tanjungkarang memahami pentingnya transparansi informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Apabila terdapat temuan di lapangan, masyarakat dapat segera melaporkan kepada petugas KAI terdekat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, KAI Divre IV Tanjungkarang terus berupaya menjaga keseimbangan antara operasional transportasi yang andal dengan tanggung jawab terhadap lingkungan, termasuk melalui pengelolaan limbah dan pengawasan berkala di seluruh area kerja.

KAI Divre IV Tanjungkarang akan terus melakukan pemantauan secara intensif, terutama selama periode cuaca ekstrem, guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.


Categories

พร้อมที่จะลอง VRITIMES หรือยัง?
VRITIMES คือแพลตฟอร์มเผยแพร่ข่าวประชาสัมพันธ์ที่ใช้โดยบริษัทกว่า 5,000 แห่ง เริ่มต้นเผยแพร่ได้ในราคา ฿999 พร้อมรับประกันการเผยแพร่ใน 20 สื่อ
Weekly Release Ranking
VRITIMES Video
vricrew bannervritimes na euvritimes jpFree consultationManual Ebook ThailandPR College