/ Kementerian PU Pastikan Percepatan Peningkatan Jalan Daerah Payakumbuh–Sitangkai Sesuai Rencana
Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan Menteri PU di Sumatera Barat setelah meninjau sejumlah lokasi infrastruktur di Kabupaten Agam hingga Kabupaten Lima Puluh Kota. Dalam kunjungannya, Menteri Dody menegaskan bahwa penanganan jalan daerah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Kebijakan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan membantu pemerintah daerah menangani jalan-jalan strategis yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran daerah.
"IJD ini memang salah satu hasil dari instruksi langsung dari Pak Presiden Prabowo. Hampir 6 kilometer kita bangun dengan beton (rigid pavement), sisanya dibangun dengan aspal," ujar Menteri Dody.
Menteri Dody juga menjelaskan bahwa pemilihan material beton didasari oleh kondisi lalu lintas harian yang didominasi kendaraan pengangkut material tambang (Galian C). "Di sini banyak Galian C, kalau semuanya dibangun dengan aspal dikhawatirkan tidak bertahan lama dan terjadi lubang," jelas Menteri Dody.
Terkait progres konstruksi, Menteri Dody menerangkan bahwa Kementerian PU telah menyelesaikan penanganan sepanjang 2,9 kilometer pada ruas IJD Payakumbuh–Sitangkai. Sementara itu, sisa penanganan jalan akan dilanjutkan secara bertahap.
"Sekitar 2,9 kilometer sudah jadi. Sisanya akan kita mulai di tahun 2026. Untuk ruas lanjutan sampai Batusangkar sekitar 25 kilometer, insyaallah bisa kita mulai lagi setelah ini, mungkin pertengahan tahun," tambah Menteri Dody.
Dukungan DPR RI dan Komitmen Pemerintah Daerah
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengapresiasi Kementerian PU dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur daerah. "Kita bersyukur Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp75 miliar untuk pembangunan IJD Payakumbuh–Sitangkai ini. Sebanyak 2,9 kilometer dibangun dengan aspal dan 5,8 kilometer sisanya dibangun dengan beton. Insyaallah akan ada lanjutan sekitar 25 kilometer aspal menuju Batusangkar," ungkap Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.
Andre juga menekankan pentingnya peran Pemerintah Daerah dalam aspek pemeliharaan. "Kami sudah sampaikan ke Gubernur Sumatera Barat, dan beliau berkomitmen untuk menjaga jalan ini. Jangan sampai jalan yang sudah dibangun rusak dalam satu-dua tahun," kata Andre Rosiade.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyatakan kesiapan pemerintah provinsi untuk bersinergi menjaga aset infrastruktur yang telah dibangun oleh Kementerian PU.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PU. Insyaallah kami siap mendukung segala sesuatu yang terkait dengan tugas provinsi. Termasuk mengendalikan penggunaan jalan ini sesuai dengan izin yang kami berikan untuk truk-truk pengangkut material," kata Gubernur Mahyeldi.
Selain meninjau progres pembangunan infrastruktur jalan daerah di Sumatera Barat, Menteri PU beserta jajaran juga meninjau rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasar Koto Baru dan Pasar Payakumbuh. Penanganan ini diusulkan sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur ekonomi masyarakat pascabencana akhir tahun lalu. Saat ini, rekomendasi dan desain dasar (basic design) untuk pasar tersebut sudah tersedia. Terkait hal ini, Menteri Dody menegaskan bahwa Kementerian PU berkomitmen membantu masyarakat bangkit lebih baik.
"Kita lihat dulu kesiapannya, karena rekomendasi dan basic design sudah ada. Selanjutnya kita kerjakan grand design dan dapat dilanjutkan koordinasi dengan tim Kementerian PU di Sumatera Barat. Setelah Detail Engineering Design (DED) selesai, baru akan keluar perhitungan anggarannya," ungkap Menteri Dody.
Menteri Dody juga menambahkan bahwa peran pasar sangat vital sebagai urat nadi perekonomian rakyat. "Sesuai arahan Presiden, Kementerian PU wajib membantu masyarakat untuk bangkit lebih baik lagi, terutama di daerah terdampak bencana. Yang terpenting adalah komitmen kita bersama," pungkas Menteri Dody.
Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#SetahunBerdampak